Malasari Tak Hanya Jadi Jalur Balap, Ria Marlisa : Kenalkan Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif
12 Aug 2026 15:17 WIB
Bogor, ABBITV.com - Olahraga kini menjadi pintu masuk untuk mengenalkan wajah lain pariwisata Kabupaten Bogor. Melalui Bupati Bogor Cup 2026 “Tour Malasari Halimun Salak Series 2” yang digelar pada 8 hingga 9 Agustus 2026, kawasan Malasari Kecamatan Nanggung itu didorong tidak hanya dikenal sebagai lokasi perlombaan, tetapi berkembang menjadi destinasi sport tourism yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal.
Ratusan pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia yang ambil bagian dalam event tersebut menjadi peluang untuk memperluas promosi destinasi wisata Kabupaten Bogor, khususnya kawasan Malasari dan Halimun Salak.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengatakan konsep sport tourism yang diusung Tour Malasari memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Event seperti Tour Malasari ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Bogor kepada masyarakat luas. Para peserta dan pendamping yang datang bisa melihat langsung keindahan alam serta berbagai potensi yang ada di Malasari,” kata Ria yang saat menghadiri kegiatan tersebut Minggu pagi, (09/08/2026).
Menurutnya, kehadiran peserta dan pendamping dari berbagai daerah memberikan efek berantai bagi sektor pariwisata. Mereka tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga membutuhkan akomodasi, kuliner, transportasi, hingga berbagai kebutuhan selama berada di Kabupaten Bogor.
Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM, pelaku kuliner, penginapan, transportasi, hingga ekonomi kreatif.
“Ketika wisatawan datang, tentu ada kebutuhan untuk makan, menginap, transportasi, membeli oleh-oleh dan menikmati produk-produk lokal. Ini yang kami harapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat,” katanya.
Ria menilai Desa Malasari memiliki karakter wisata yang kuat untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut menawarkan panorama alam pegunungan, kekayaan budaya masyarakat, serta berbagai produk lokal dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, event olahraga seperti Tour Malasari menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi tersebut secara langsung kepada wisatawan.
“Malasari memiliki karakter dan keindahan alam yang luar biasa. Melalui event seperti ini, kita ingin semakin banyak orang mengenal Malasari, datang berwisata, kemudian tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di masyarakat sekitar,” katanya.
Karena itu, Disparekraf Kabupaten Bogor mendorong agar penyelenggaraan event olahraga di kawasan wisata tidak berhenti pada aspek kompetisi, tetapi terintegrasi dengan promosi destinasi, penguatan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Selain itu, Pengembangan sport tourism juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor memperluas pusat pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata Kabupaten Bogor dinilai tidak hanya bertumpu pada kawasan Puncak, tetapi juga sejumlah wilayah lain yang memiliki daya tarik alam dan budaya.
“Jadi wisata di Kabupaten Bogor tidak hanya Puncak. Kita punya banyak destinasi yang potensial, salah satunya Malasari. Event Tour Malasari ini menjadi salah satu cara untuk membuka mata masyarakat bahwa ada banyak destinasi menarik yang bisa dikunjungi,” kata Ria.
Ia berharap Tour Malasari dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin menarik. Dengan demikian, event tersebut tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi salah satu kalender event pariwisata Kabupaten Bogor.
“Harapannya event ini terus berkembang, semakin banyak peserta yang datang, semakin banyak wisatawan yang berkunjung, dan yang paling penting memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal,” ucapnya.
Melalui pengembangan sport tourism, kawasan Malasari diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis alam dan aktivitas olahraga, sekaligus menjadi salah satu penggerak baru pariwisata dan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan.
