Ekonomi

Update Harga Sembako Jatim 23 Mei 2026: Beras, Minyak Goreng, Cabai dan Elpiji Naik, Daging Ayam Turun


Admin - ABBITV.com

24 May 2026 23:01 WIB

Update Harga Sembako Jatim 23 Mei 2026: Beras, Minyak Goreng, Cabai dan Elpiji Naik, Daging Ayam Turun
Dokumentasi: Update Harga Sembako Jatim 23 Mei 2026: Beras, Minyak Goreng, Cabai dan Elpiji Naik, Daging Ayam Turun - ABBITV

Bogor, ABBITV.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali mengalami perubahan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, di antaranya beras premium, minyak goreng, telur ayam, garam bata, cabai, gas elpiji, dan bawang putih. Sementara itu, harga daging ayam ras serta ayam kampung justru mengalami penurunan.

Pergerakan harga sembako yang terjadi hampir setiap hari menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Selain membantu dalam mengatur kebutuhan belanja rumah tangga, informasi harga bahan pokok juga diperlukan untuk menjaga kestabilan pengeluaran di tengah kondisi harga yang terus berfluktuasi.

Sembako sendiri merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Komoditas tersebut meliputi beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Di luar sembilan bahan pokok tersebut, cabai juga menjadi salah satu komoditas penting yang kerap memengaruhi pengeluaran rumah tangga karena harganya yang cenderung berubah-ubah.

Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur yang dirangkum dari data Siskaperbapo Jatim per Sabtu, 23 Mei 2026.

  • Beras Premium: Rp 14.997/kg
  • Beras Medium: Rp 12.914/kg
  • Gula kristal putih: Rp 17.328/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 20.798/kgMinyak goreng kemasan premium: Rp 21.694/liter
  • Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.823/liter
  • Minyak goreng Minyakita: Rp 16.374/liter
  • Daging sapi paha belakang: Rp 124.208/kg
  • Daging ayam ras: Rp 33.783/kg
  • Daging ayam kampung: Rp 67.697/kg
  • Telur ayam ras: Rp 25.666/kg
  • Telur ayam kampung: Rp 47.646/kg
  • Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.595 370 gr/kl
  • Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.758 370 gr/kl
  • Susu bubuk merek Bendera: Rp 42.833 400 gr/dos
  • Susu bubuk merek Indomilk: Rp 42.151 400 gr/dos
  • Garam bata: Rp 2.064
  • Garam halus: Rp 9.268/kg
  • Cabai merah keriting: Rp 44.626/kg
  • Cabai merah besar: Rp 47.770/kg
  • Cabai rawit merah: Rp 74.301/kg
  • Bawang merah: Rp 41.203/kg
  • Bawang putih: Rp 28.519/kg
  • Gas elpiji: Rp 20.141

Dilansir dari detik.com, berdasarkan perkembangan harga sembako di Jawa Timur pada hari ini, sejumlah komoditas mengalami penurunan maupun kenaikan harga. Daging ayam ras tercatat turun sebesar Rp780 atau 2,26 persen. Penurunan juga terjadi pada daging ayam kampung yang melemah Rp3.076 atau 4,35 persen.

Di sisi lain, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga. Beras premium naik Rp86 atau 0,58 persen, sementara minyak goreng premium meningkat Rp145 atau 0,67 persen. Harga telur ayam kampung juga mengalami kenaikan sebesar Rp1.332 atau 2,85 persen.

Kenaikan cukup signifikan terjadi pada garam bata yang melonjak Rp230 atau 12,55 persen. Selain itu, harga cabai keriting naik Rp638 atau 1,45 persen, gas elpiji meningkat Rp251 atau 1,26 persen, serta bawang putih bertambah Rp357 atau 1,27 persen.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Perubahan harga sembako dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketersediaan pasokan, distribusi, hingga kondisi pasar. Fluktuasi tersebut membuat pengawasan serta kebijakan yang tepat diperlukan guna menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat.

Selain itu, harga kebutuhan pokok di setiap pasar dapat berbeda-beda tergantung wilayah dan kondisi distribusi. Adapun data yang tercantum merupakan harga rata-rata sembako di wilayah Jawa Timur.

 

✍️ Admin
← Home ← halaman sebelumnya