Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat 82,4%
26 Jun 2026 19:33 WIB
Jakarta, ABBITV.com – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren positif menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, kepercayaan publik terhadap institusi Polri meningkat menjadi 82,4 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen.
Survei tersebut dilaksanakan pada 9–18 April 2026 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dengan margin of error sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei tersebut, responden diberikan pertanyaan mengenai keyakinan terhadap kinerja Polri di masa mendatang. Hasilnya, sebanyak 82,4 persen responden menyatakan yakin Polri akan semakin baik. Sementara itu, 12,1 persen responden mengaku tidak yakin, sedangkan 5,5 persen lainnya menjawab tidak mengetahui atau tidak memberikan pendapat.
Selain meningkatnya tingkat kepercayaan publik, survei Litbang Kompas juga mencatat kenaikan citra positif Polri. Persentase citra kelembagaan Polri mencapai 71,5 persen, naik dari 64,4 persen pada survei tahun sebelumnya.
Litbang Kompas menilai peningkatan citra tersebut tidak terlepas dari semakin intensifnya keterlibatan personel Polri dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat, pengamanan, hingga penanganan berbagai persoalan di lapangan. Kehadiran anggota Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor yang memperkuat persepsi positif terhadap institusi tersebut.
Survei juga mengukur tingkat kepuasan masyarakat yang pernah berinteraksi langsung dengan layanan kepolisian. Hasilnya menunjukkan indeks profesionalitas Polri meningkat dari 7,76 menjadi 8,37. Penilaian tersebut merupakan rata-rata dari 20 indikator pelayanan, termasuk pelayanan administrasi seperti pengurusan dokumen kepolisian dan bentuk layanan publik lainnya.
Tidak hanya dari aspek pelayanan, sekitar 80 persen responden juga menilai fasilitas pelayanan di kantor-kantor kepolisian kini lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. Perbaikan sarana dan prasarana dinilai turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Polri masuk dalam lima besar institusi negara dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan terhadap Polri juga tercatat lebih tinggi dibandingkan sejumlah lembaga penegak hukum lainnya, seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Peningkatan kepercayaan masyarakat ini menjadi salah satu indikator penting bagi Polri dalam memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme personel, serta menjaga kualitas pelayanan publik. Ke depan, tantangan yang dihadapi adalah mempertahankan kepercayaan tersebut melalui penegakan hukum yang adil, transparan, serta pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
