Terpilih Menjadi Ketua Kadin Bogor, Hilal Firmansyah : Bertanding untuk Bersanding
04 Sep 2026 12:52 WIB
Bogor, ABBITV.com - Hilal Firmansyah berhasil memenangkan kontestasi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2026–2031. Dalam pemungutan suara Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin ke-9, Hilal meraih 279 suara, unggul 69 suara atas Solhajji Jompa yang memperoleh 210 suara.
Pemilihan berlangsung di Ballroom Harris Hotel and Convention Cibinong City Mall, Rabu (03/09/2026). Persaingan yang sebelumnya diikuti tiga kandidat akhirnya mengerucut menjadi dua calon dalam pemungutan suara.
“Alhamdulillah dari tiga calon sehingga akhirnya mengerucut jadi dua calon dan tadi baru saja dilakukan perhitungan suara dengan hasil saya mendapatkan 279 suara dan Pak Solhajji Jompa mendapatkan 210 suara,” kata Hilal dikutip radarbogor
Usai dinyatakan terpilih, Hilal menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan alasan untuk mempertahankan sekat akibat perbedaan pilihan selama proses pemilihan. Ia ingin seluruh elemen Kadin kembali bersatu dan bersama-sama menjalankan roda organisasi.
Menurut Hilal, kompetisi merupakan bagian dari proses demokrasi dan harus diakhiri dengan rekonsiliasi untuk kepentingan organisasi.
“Semangat kita dari awal memang bertanding untuk bersanding,” ujarnya.
Hilal memastikan perbedaan selama kontestasi tidak akan dibawa ke dalam kepengurusan Kadin Kabupaten Bogor periode 2026–2031. Kandidat maupun pendukung yang sebelumnya berada di kubu berbeda tetap akan diberikan ruang untuk berkontribusi.
Setelah terpilih, Hilal menyebut pembenahan tata kelola organisasi sebagai salah satu prioritas awal. Ia menilai penguatan infrastruktur organisasi diperlukan untuk menunjang efektivitas kinerja Kadin ke depan.
Selain itu, pihaknya akan melakukan pemetaan terhadap berbagai program organisasi untuk menentukan agenda yang dapat direalisasikan dalam jangka pendek, menengah, hingga panjang.
“Kalaupun terjadi persaingan atau kompetisi dalam satu elektoral atau pemilihan, ketika di kubu yang kalah itu bukan berarti mereka akan disingkirkan,” jelasnya.
Dalam penyusunan kepengurusan, Hilal mengatakan akan mempertimbangkan kapasitas, potensi, dan kapabilitas setiap individu. Pertimbangan tersebut juga berlaku bagi kandidat dan pendukung yang sebelumnya berada di kubu lain.
Hilal berharap berakhirnya Mukab IX menjadi awal konsolidasi seluruh elemen Kadin Kabupaten Bogor untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusinya terhadap dunia usaha serta perekonomian daerah.
