Nasional

Munas-Konbes NU 2026, PB NU : InsyaAllah Presiden Hadir Saat Penutupan


Fachur Rozie - ABBITV.com

22 Jun 2026 21:42 WIB

Munas-Konbes NU 2026, PB NU : InsyaAllah Presiden Hadir Saat Penutupan
Dokumentasi: Munas-Konbes NU 2026, PB NU : InsyaAllah Presiden Hadir Saat Penutupan - ABBITV

Madura, ABBITV.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sekaligus menutup rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan susunan acara yang telah disiapkan panitia, agenda penutupan akan digelar di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan. Kehadiran kepala negara menjadi salah satu puncak dari forum nasional yang mempertemukan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama pengurus wilayah dari seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, mengatakan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan Munas-Konbes berjalan lancar. Menurutnya, panitia telah melakukan berbagai koordinasi, termasuk terkait kesiapan lokasi dan kedatangan peserta dari berbagai daerah.

"Persiapan sudah terus dilakukan. Munas-Konbes insyaallah Presiden hadir pada saat penutupan," ujar Saifullah.

Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, pembukaan Munas-Konbes NU 2026 dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Falah, Kabupaten Kediri, sementara agenda penutupan dipusatkan di Bangkalan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai elemen NU.

Ia juga mengungkapkan bahwa peserta mulai berdatangan secara bertahap sejak Jumat (19/6/2026). Seluruh delegasi dari PBNU maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di seluruh Indonesia telah hadir untuk mengikuti berbagai sidang dan pembahasan organisasi.

"Mulai kemarin peserta sudah datang secara bertahap. Siang ini InsyaAllah seluruh peserta, baik dari PWNU maupun PBNU, sudah hadir di Kediri," katanya.

Dalam forum tersebut, NU akan membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi bagian dari persiapan menuju Muktamar NU. Selain menyusun materi Muktamar, peserta juga akan menampung berbagai usulan mengenai lokasi penyelenggaraan Muktamar berikutnya serta membahas isu-isu keagamaan dan kebangsaan yang berkembang di tengah masyarakat.

"Forum ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju Muktamar. Selain membahas materi Muktamar, juga akan dibahas berbagai isu keagamaan yang menjadi perhatian NU," ujar Saifullah.

Untuk mengoptimalkan pembahasan, Munas-Konbes NU 2026 membagi persidangan ke dalam enam komisi. Komisi Bahtsul Masail Waqi'iyah akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Induk, Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah di Musholla Queen Al-Falah, dan Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah di Aula Teras Gubuk Al-Falah.

Sementara itu, Komisi Organisasi dijadwalkan bersidang di Aula Utama Al-Falah Putri, Komisi Program di Gedung Nasrul Ummah Al-Falah II, serta Komisi Rekomendasi yang akan menyusun berbagai rekomendasi strategis sebagai hasil akhir forum.

Munas-Konbes NU merupakan salah satu forum tertinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama di luar Muktamar. Melalui forum ini, organisasi merumuskan sikap terhadap persoalan keagamaan, menyusun arah kebijakan organisasi, serta menghasilkan rekomendasi yang menjadi pedoman bagi pengurus di berbagai tingkatan.

Kehadiran Presiden Prabowo pada penutupan Munas-Konbes NU 2026 dipandang sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peran strategis NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan, moderasi beragama, serta pembangunan nasional.

✍️ FRozie
← Home ← halaman sebelumnya