Lintas Berita

Menkeu Purbaya: Pencairan THR ASN/TNI/Polri Tunggu Kepulangan Presiden Prabowo


Admin - ABBITV.com

25 Feb 2026 07:00 WIB

Menkeu Purbaya: Pencairan THR ASN/TNI/Polri Tunggu Kepulangan Presiden Prabowo
Dokumentasi: Menkeu Purbaya: Pencairan THR ASN/TNI/Polri Tunggu Kepulangan Presiden Prabowo - ABBITV

Jakarta, ABBITV.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta pensiunan dengan total nilai sekitar Rp55 triliun telah disiapkan dan siap dicairkan.

Purbaya menyampaikan, seluruh alokasi anggaran untuk pembayaran THR tahun 2026 sudah tersedia, namun pelaksanaan pencairannya masih menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto yang saat ini masih berada dalam agenda luar negeri.

“Nanti begitu presiden pulang (dari Amerika Serikat), mungkin dia akan umumkan. Saya enggak tahu, masih diproses, tapi dana-dana sudah siap,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita edisi Februari, Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan, terkait waktu pasti pencairan, pemerintah belum menetapkan jadwal final karena keputusan tersebut berada di tangan kepala negara.

Terkait skema pencairan, THR ASN 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025. Komponen THR tersebut terdiri dari beberapa unsur utama, yakni gaji pokok sesuai pangkat, golongan, dan masa kerja, serta tunjangan keluarga yang mencakup tunjangan suami atau istri dan anak.

Selain itu, THR juga mencakup tunjangan pangan berupa beras atau kompensasi nilai beras, tunjangan jabatan atau tunjangan umum bagi ASN, serta tunjangan kinerja (tukin) yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan fiskal pemerintah dan dapat dibayarkan penuh maupun sebagian.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan THR ini merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli aparatur negara sekaligus mendukung perputaran ekonomi menjelang hari raya, yang biasanya ditandai dengan meningkatnya konsumsi masyarakat.

Pengamat ekonomi menilai pencairan THR dalam skala besar dapat memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi jangka pendek, terutama pada sektor perdagangan, transportasi, dan konsumsi rumah tangga. Lonjakan belanja masyarakat menjelang hari raya juga diperkirakan mampu mendorong perputaran uang di daerah.

Namun demikian, sejumlah ekonom juga mengingatkan bahwa pemerintah perlu tetap menjaga keseimbangan fiskal, terutama dalam mengelola belanja negara agar tidak membebani defisit anggaran. Efisiensi dan ketepatan sasaran belanja menjadi kunci agar kebijakan fiskal tetap sehat di tengah dinamika ekonomi global.

Dengan kesiapan anggaran yang telah disiapkan, publik kini menunggu pengumuman resmi pemerintah terkait jadwal pencairan THR ASN 2026 yang diperkirakan akan disampaikan setelah Presiden kembali dari kunjungan luar negeri.


← Home ← halaman sebelumnya